Pages

10 Gol Terbaik Sepanjang Fase Grup UERO 2012

Babak penyisihan grup Euro 2012 telah usai. Masing-masing grup telah meloloskan wakil-wakil mereka ke babak perempat final yang akan mulai digelar dini hari nanti (22/6).

Beberapa grup menyajikan drama yang mengejutkan, seperti grup A di mana dua tim favorit, yaitu Rusia dan Polandia, secara mengejutkan kalah bersaing dengan Republik Ceko dan Yunani. Sementara di grup B, runner-up Piala Dunia 2010, Belanda, dipaksa pulang dengan tangan hampa.
Pasang: Merebutkan: Inggris 26.00 Imbang 30.50 Italia 27.00 188bet

Di grup C dan D, tidak ada kejutan yang terjadi seperti di grup sebelumnya. Spanyol dan Italia menjaga nama baik mereka dengan lolos ke babak berikutnya tanpa tersentuh kekalahan di grup C. Sementara itu, Inggris dan Prancis menjadi wakil grup D di babak perempat-final.

Selama babak penyisihan grup, ada hal unik di mana rata-rata gol di setiap grup adalah 15. Grup C dan D masing-masing tepat membukukan 15 gol, sementara grup A yang mencatatkan 14 gol terbantu oleh catatan gol grup B yang berjumlah 16, sehingga total semuanya adalah 60 gol.

Dari 60 gol selama babak penyisihan grup tersebut, GOAL.com telah memilih sepuluh gol terbaik. Dari tendangan bebas Andrea Pirlo yang elegan hingga gol brilian dari Zlatan Ibrahimovic ke gawang Prancis.

Berikut sepuluh gol terbaik babak penyisihan grup Euro 2012:

10. Andrea Pirlo (Italia Vs. Kroasia)


Gol free kick khas Andrea Pirlo ke gawang Kroasia ini layak mendapatkan tempat di salah satu dari sepuluh gol terbaik di babak penyisihan grup Euro 2012. Selain karena titik tendangan bebas yang tidak sepenuhnya menguntungkan, tetapi juga karena gol ini adalah satu-satunya gol yang dicetak melalui tendangan bebas di babak grup.

Mengeksekusi tendangan bebas dari sudut kanan kotak penalti Kroasia, gelandang Juventus tersebut berhasil membuat bola melayang tipis melewati hadangan pagar hidup tim lawan. Kiper Kroasia, Pletikosa, gagal bereaksi cepat sehingga ia hanya mampu sedikit menepis bola yang sudah masuk ke dalam gawangnya.

9. Jakub Blaszczykowski (Polandia Vs. Rusia)


Pada pertandingan yang berlangsung dengan sangat alot ini, Jakub Blaszczykowski menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol yang luar biasa.

Blaszczykowski yang mendapat umpan dari Obraniak mampu membelah pertahanan lawan dengan mengecoh tiga pemain Rusia, lalu melepas tendangan keras dari dalam kotak penalti yang berhasil merobek jala gawang Malafeev. Gol yang luar biasa dari sang kapten tim.

Gol tersebut juga menyelamatkan Polandia dari kekalahan dan mengamankan peluang untuk lolos, meskipun pada akhirnya mereka harus rela tersingkir karena dibekuk Republik Ceko di pertandingan berikutnya.
8. Andy Carroll (Inggris Vs. Swedia)


Andy Carroll membayar kepercayaan pelatih Roy Hodgson terhadap dirinya, saat Wayne Rooney masih belum dapat diturunkan. Pemain jangkung Liverpool tersebut mencetak gol brilian dari kepalanya saat menghadapi Swedia.

Memanfaatkan umpan dari rekannya di Liverpool, Steven Gerrard, dari dekat garis tengah lapangan, Carroll menanduk bola dengan sangat keras hingga Issakson tidak mampu berbuat banyak dalam menjaga gawangnya.
7. Mario Gomez (2nd) (Jerman Vs. Belanda)


Mario Gomez berhasil membungkam kritikan melalui penampilan fantastis di pertandingan kedua Jerman menghadapi Belanda di grup B. Di laga ini, Gomez mencetak dua gol kemenangan Der Panser.

Memanfaatkan umpan terobosan dari Bastian Schweinsteiger, Gomez berhasil menjebol gawang Maarten Stekelenburg untuk kedua kalinya melalui tembakan keras dari sudut yang cukup sempit. Gol tersebut membuat Jerman unggul 2-0 di babak pertama.
6. Rafael Van Der Vaart (Belanda Vs. Portugal)


Membutuhkan kemenangan dengan selisih dua gol untuk lolos ke babak berikutnya, Belanda tampil cukup agresif di laga ini. Dan hasilnya, beberapa gol impresif tercipta, salah satunya adalah gol pembuka yang dicetak oleh Rafael van der Vaart.

Tepat di menit ke-11 gelandang Tottenhan Hotspur itu membuat pendukung The Oranje bersorak saat sukses menjebol gawang Rui Patricio. Sebuah penyelesaian akhir sempurna, memanfaatkan umpan Arjen Robben, sepakan keras Van der Vaart dari jarak 20 meter bersarang tepat di sudut gawang Seleccao.
5. Cristiano Ronaldo (2nd) (Portugal Vs. Belanda)


Megabintang asal Portugal Cristiano Ronaldo juga membukukan gol yang brilian di babak penyisihan grup Euro 2012. Gol keduanya ke gawang Belanda, memastikan Portugal melangkah ke babak perempat-final, sekaligus memaksa De Oranje angkat koper dengan mengemas nol poin.

Berawal dari serangan balik Portugal, umpan Nani berhasil dijangkau CR7 di sisi kiri. CR7 berhasil mengecoh Van der Wiel di kotak penalti, sebelum menaklukkan Stekelenburg melalui tendangannya ke tiang dekat.

4. Theo Walcott (Inggris Vs. Swedia)


Theo Walcott menjadi angin segar bagi Inggris saat dimasukkan di babak kedua, ketika menghadapi Swedia. Bahkan, penyerang Arsenal tersebut mencetak satu gol dan membuat satu assist yang memastikan negaranya mengemas tiga angka di laga tersebut.

Gol Walcott di pertandingan itu juga sangat istimewa. Berawal dari situasi tendangan sudut, Walcott yang berada di luar kotak penalti, menguasai bola yang dibuang oleh bek Swedia. Dan dengan tendangan akurat ia menjebol gawang Issakson yang hanya mampu melihat bola masuk ke gawangnya.

Uniknya, di akhir pertandingan Walcott mengakui dirinya juga terkejut dengan gol yang ia ciptakan tersebut, sehingga selebrasi golnya tampak canggung. Walcott tidak menyadari ia memiliki kemampuan untuk mencetak gol seperti itu dan berjanji akan mencobanya lebih sering.
3. Mario Balotelli (Italia Vs. Republik Irlandia)


Mario Balotelli bermain di bawah sorakan pendukung Republik Irlandia, sejak pertama kali ia masuk ke lapangan pada menit ke-75 menggantinkan Antonio Di Natale. Namun, akhirnya ia berhasil membungkam sorakan tersebut melalui gol cantiknya di menit akhir pertandingan.

Memanfaatkan tendangan sudut Alessandro Diamanti, Balotelli yang dikawal ketat John O'Shea mampu melepaskan tendangan voli yang tidak mampu diantisipasi oleh Shay Given. Gol yang sangat luar biasa dari pemain Manchester City tersebut.

2. Danny Welbeck (Inggris Vs. Swedia)


Danny Welbeck berhasil memastikan kemenangan Inggris atas Swedia dengan skor 3-2 melalui golnya yang luar biasa di menit ke-78, memanfaatkan umpan dari Theo Walcott.

Berawal dari tusukan Walcott ke kotak penalti Swedia, penyerang Arsenal tersebut kemudian melepaskan umpan silang mendatar. Dan Welbeck, yang ditempel Mellberg, dengan cerdik menerima bola dengan memutar badannya dan menyelesaikannya dengan tumit untuk menjebol gawang Issakson.
1. Zlatan Ibrahimovic (Swedia Vs. Prancis)


Sensasional! Mungkin itulah yang ada di benak para pecinta sepakbola ketika melihat gol Zlatan Ibrahimovic ke gawang Prancis dalam laga pamungkas mereka di grup D.

Striker AC Milan tersebut mencetak gol dengan tendangan voli yang spektakuler di dalam kotak penalti Prancis. Phillipe Mexes dan Hugo Lloris pun tidak berdaya menghentikan bola menghujam gawang Les Bleus.

Berkat gol Ibra dan gol tambahan dari Sebastian Larrson, Swedia menutup petualangan mereka dengan manis di Euro 2012. Karena sebelum laga tersebut, mereka sudah dipastikan telah tersingkir.


Sumber : Goal.com

10 Pemain Terbaik Sepanjang Masa Piala Eropa

Seperti halnya kompetisi-kompetisi internasional lainnya, turnamen Euro biasa menghadirkan aktor lapangan hijau terbaik. Tak heran, turnamen antarnegara Eropa ini termasuk salah satu kompetisi paling bergengsi di dunia.

Dan, layaknya kompetisi level elite, di setiap laga-laga krusial di Piala Eropa selalu menghadirkan legenda sepakbola. Berikut analisa Carlo Garganese dan Mark Doyle dari GOAL.com yang merilis 10 pemain terbaik yang pernah menorehkan tinta emas di kompetisi yang akan dimulai di Polandia dan Ukraina mulai Jumat (8/6).
10. XAVI

              Master Passing| Bintang Barca membuka skor untuk La Furia Roja
Sebagai salah satu playmaker terbaik yang pernah ada, pengalaman pertama Xavi tampil Euro justru sangat mengecewakan. Jenderal lapangan tengah Barcelona ini tidak semenit pun dimainkan pelatih saat Spanyol gagal di putaran pertama Euro 2004 di Portugal. Tapi, siapa sangka empat tahun kemudian di Austria dan Swiss, Xavi menunjukkan kapasitasnya sebagai bintang lapangan hijau.

Menjadi kreator permainan indah yang diperagakan La Furia Roja, pemain kelahiran Catalan ini berada di top performa sepanjang turnamen empat tahun lalu. Xavi benar-benar "tersedia" ketika tim yang ketika itu Luis Aragones membutuhkan tenaganya. Xavi mencetak gol pembuka di laga semi-final kontra Rusia sebelum akhirnya mengirim umpan brilian kepada Fernando Torres yang mencetak gol penentu kemenangan di laga puncak.

Tak mengherankan, jika pecinta sepakbola kembali menunggu magis Xavi di Polandia dan Ukraina.
9. PETER SCHMEICHEL

           Tembok kokoh Denmark| Legenda Man United tak terkalahkan di Euro '92

Berbekal postur besar, Peter Schmeichel menjadi sosok menakutkan bagi striker lawan yang mencoba menjebol gawangnya. Tap, tidak demikian dengan barisan belakang yang satu garis berada di depannya. Kehadiran Schmeichel di bawah mistar gawang membuat lini belakang Denmark cukup tenang andai mereka gagal menghalau pergerakan lawan yang memasuki area berbahaya.

Eks kiper Manchester United tampil di empat Euro, tapi aksi paling heroiknya adalah saat Denmark tampil memukau di Swedia pada 1992 lalu. Sukses Schmeichel menggagalkan penalti Marco van Basten di semi-final kontra Belanda merupakan momen paling tak terlupakan. Aksi Schmeichel kemudian berlanjut di partai penentu gelar juara melawan Jerman dan dinobatkan sebagai kiper terbaik di kala itu.

Selain dikenal dengan suksesnya melakukan tiga penyelamatan gemilang, satu yang paling khas dari Schmeichel adalah saat dia menggagalkan sebuah peluang emas dengan menggunakan satu tangan yang menjadikannya legenda hidup Denmark.
8. PAOLO MALDINI

     Konsisten & Berkelas| Maldini adalah legenda sebenarnya
Diklaim sebagai bek kiri terbaik sepanjang sejarah, Paolo Maldini merupakan contoh nyata dari konsistensi. Hal itu diperkuat dengan kenyataan bek Italia itu ikut ambil bagian di empat Euro secara beruntun dan masuk dalam All-Star Teams sebanyak tiga kali.

Maldini mengawali karier internasionalnya saat masih 19 tahun di babak penyisihan grup Euro 1988 di Jerman Barat dan langsung mencuri perhatian saat sukses mengunci pemain terbaik Spanyol kala itu, Michel.

Sayang, Gli Azzurri harus gagal di kompetisi empat tahun berikutnya, kemudian terhenti di penyisihan grup Euro 1996 dan nyaris keluar sebagai juara saat Maldini mengemban ban kapten 12 tahun lalu.

Ya, di Euro 2000 legenda AC Milan ini tampil sebagai wing-back kiri dan tampil luar biasa ditemani Fabio Cannavaro, Alessandri Nesta serta kiper Francesco Toldo. Namun, Maldini gagal mengangkat trofi juara setelah Sylvain Wiltord mencetak gol penyeimbang di masa injury lalu David Trezeguet meluluhlantakkan Gli Azzurri berkat Golden Golnya di partai final.
7. DINO ZOFF

   Kiper sebenarnya| Zoff mengangkat trofi Euro 68 setelah hanya tampil di empat laga

Sebelumnya telah disebutkan Schmeichel sebagai salah satu kiper terbaik dunia, tapi dia bukan penjaga gawang yang mendapat ranking pertama dalam daftar GOAL.com kali ini. Gelar tersebut diberikan kepada Dino Zoff, mantan ikon Juventus dan tentu yang paling terkenal adalah ketika Zoff mengapteni Italia di Piala Dunia 1982 saat usianya sudah 40 tahun.

Rekor Zoff di ajang Euro juga cukup mengagumkan. Tampil di tujuh laga diantara dua turnamen besar tersebut, tiga diantaranya dilalui dengan perpanjangan waktu, kiper yang kini berusia 60 tahun itu hanya kebobolan dua gol.

Zoff mengawali debut international di leg kedua perempat-final kontra Bulgaria, dia kemudian memegang peran penting dalam membantu Gli Azzurri meraih sukses di ajang Euro untuk pertama kali. Zoff menunjukkan performa terbaik saat Italia mengeliminasi Uni Soviet di babak semi-final melalui sebuah drama adu penalti yang menegangkan. Setelahnya, Zoff mempertahankan clean sheet di laga puncak kontra Yugoslavia sekaligus membawa Gli Azzurri berjaya di rumah sendiri.
6. GUNTER NETZER

      On the spot | Netzer mencetak penalti penentu kemenangan atas Inggris
Ketika bicara gelandang terbaik sepanjang masa, kita sering melupakan sosok Gunter Netzer. Padahal, tak rugi mengingat bagaimana pria asal Jerman ini mempecundangi Inggris di Wembley pada leg pertama perempat-final Euro 1972. Eks pemain Borussia Monchengladbach ini menjadi insipirator Der Panzer dengan permainan luar biasa sepanjang laga dan mencetak gol penalti di menit ke-85 sekaligus membawa Der Panzer mengunci kemenangan 3-1 atas The Three Lions.

Netzer mampu mempertahankan permainan terbaiknya di semi-final dan final dengan membekuk Uni Soviet tiga gol tanpa balas di Brussels. Sayang, sejak saat itu nama Netzer tak lagi bersinar, dia mengaku kalah bersaing dengan dengan Wolfgang Overath. Toh, nama Netzer tetap ada dalam sejarah sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah tampil di Piala Eropa.
5. DRAGAN DZAJIC

    Mimpi buruk Inggris| Pers Inggris menyebut 'The Magic Dragan'

Mendapat label sebagai salah satu winger kiri terbaik Eropa, penampilan terbaik Dragan Dzajic ditunjukkannya di Euro 1968. Di sisa tiga menit waktu normal pada semi-final  antara Yugoslavia kontra Inggris di Florence, bintang Red Star Belgrade itu mempermalukan sang juara dunia dengan gol cantik sekaligus membawa negaranya melaju ke final untuk berhadapan dengan tuan rumah Italia.

Dzajic kembali mencetak gol pembuka untuk Yugloslavia, tapi gol penyeimbang behasil dicetak Angelo Domenghini yang memaksa kedua tim memainkan partai ulang dan Italia pun keluar sebagai juara berkat kemenangan 2-0.

Delapan tahun kemudian, Dzajic kembali menunjukkan kelasnya di partai semi-final kontra Jerman Barat di Belgrade. Dzajic membawa Yugoslavia unggul 2-0 saat laga baru berjalan 30 menit, tapi Jerman mampu memaksakan perpanjangan waktu hingga akhirnya mengunci kemenangan 4-2. Dzajic pun kembali gagal mencium trofi sebagai hadiah talenta besar yang dimilikinya.
4. ZINEDINE ZIDANE

            Golden goals | Kontribusi Zidane di Euro tak perlu dipertanyakan

Setelah tampil cemerlang bersama Bordeaux, banyak yang berharap pada Zinedine Zidane yang tampil di Euro pertamanya pada 1996. Sayang, eks playmaker Real Madrid ini gagal memenuhi harapan semua orang, karena Prancis akhirnya menyerah di semi-final.

Tapi, Zidane menemukan kekuatannya kembali empat tahun kemudian, dengan memimpin Les Bleus meraih kemenangan dramatis di final Euro Belanda-Belgia. Dua tahun sebelumnya di hadapan publik sendiri, Zidane juga memberikan kontribusi besar membawa Tim Ayam Jantan merebut titel juara dunia.

Di babak penyisihan grup Euro 2000, Prancis keluar sebagai runner-up Grup D di bawah Belanda, tapi kemudian bintang Juventus ini mencetak gol tendangan bebas di babak perempat-final kontra Spanyol. Aksi cantik Zidane berlanjut dengan sebuah 'Golden Goal' yang mengeliminasi Portugal di semi-final.

Meski Les Bleus gagal di Euro 2004, Zidane tetap memberikan kontribusi maksimal dengan mencetak tiga gol, termasuk tendangan bebas spektakuler ke gawang Inggris di babak penyisihan grup.
3. FRANZ BECKENBAUER

  Senyum| Der Kaiser merupakan bagian dari tim terbaik sepanjang sejarah Euro

Tim Jerman Barat, yang menjadi kampiun di Belgia 1972, kerap dicap sebagai salah satu tim terbaik Eropa yang pernah ada. Pemimpin Die Mannschaft ketika itu, siapa lagi kalau bukan sang legenda Franz Beckenbauer, pemain terbaik Jerman sepanjang masa.

Dalam catatan karier sepakbolanya, Beckenbauer memang pernah mengalami nasib buruk di Piala Dunia 1970, mendapat cedera parah di bagian tulang selangka saat berhadapan dengan Italia di semi-final.

Namun, setahun kemudian Beckenbauer mendapat ban kapten Jerman dan mengubur mimpi buruknya di Piala Eropa 1972. Beckenbauer menjadi inspirator Jerman Barat yang sukses menggasak Uni Soviet di final. Empat tahun kemudian, Der Kaiser hanya mampu membawa timnya meraih medali perak, setelah kalah dari Cekoslovakia di partai penentu gelar.
2. MARCO VAN BASTEN

      Simbol sukses| Tendangan voli vs Uni Soviet menjadi gol terbaik sepanjang sejarah Euro

Simbol sukses Belanda di Euro 1988 tidak lain adalah Marco van Basten, pemain yang akhirnya finis dengan status top skor berkat lima golnya sepanjang ajang tersebut. Hat-trick-nya di babak penyisihan grup sukses menyingkirkan Inggris, sementara gol di menit ke-88 akhirnya memaksa favorit juara Jerman Barat angkat koper. Nama Van Basten akan selalu diingat atas apa yang dia lakukan di final, sebuah tendangan voli dari sudut yang amat tidak memungkinkan --yang disebut-sebut sebagai gol terbaik sepanjang sejarah Euro-- untuk memupus impian Uni Soviet dengan skor 2-0.

Van Basten memang gagal mengulang sukses empat tahun kemudian, di mana Belanda takluk dari Denmark di semi-final, dengan legenda AC Milan tersebut gagal mengeksekusi penalti krusial. Namun, hal tersebut tidak mengurangi status Van Basten sebagai legenda hidup Euro.
1. MICHEL PLATINI

    Bebas| Platini dicap sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah ada

Tak ada pemain yang mampu menyamai peran Michel Platini di Euro 1984. Bintang Juventus ini mencetak sembilan gol di sepanjang turnamen, termasuk dua kali hat-trick.  Bermain dengan sejumlah pemain bertalenta seperti Luis Fernandez, Jean Tigana dan Alain Giresse, Platini diberikan kebebesan mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan sebagai konsekuensinya, kehadiran Platini menjadi petaka bagi tim lawan.

Dia mencetak gol penentuk kemenangan di menit ke-119 pada laga semi-final kontra Portugal yang berakhir dengan skor 3-2, Platini juga memecah kebuntuan Les Bleus dengan sebuah tendangan bebas di final kontra Spanyol. Tidak hanya dicap sebagai pengirim umpan terbaik, Platini juga 'bertanggung jawab' atas performa apik Prancis sepanjang turnamen Euro 1984.

10 Pemain Keturunan Ramaikan Skuat Prancis di Euro 2012

Ghiboo.com - Sepakbola Prancis memang dikenal dengan pemain keturunannya. Di era 2000-an nama seperti Zinedine Zidane, David Trezeguet, hingga Marcel Desaily adalah diantaranya.

Jelang Euro 2012, Prancis juga masih memiliki beberapa pemain keturunan yang tergabung dalam tim asuhan Laurent Blanc tersebut. Berikut beberapa diantaranya.

1. Steve Mandanda. Kiper yang kini bermain di klub Marseille ini adalah pemain kelahiran Kinshasa, Congo. Mandanda dibawa pindah ke Prancis, karena situasi negara Kongo yang tidak kondusif. Selain jadi kiper Marseille, Mandanda adalah pelapis Hugo Loris di timnas Prancis.

2. Patrice Evra. Bek kiri Manchester United ini adalah pemain kelahiran Dakkar, Senegal. Terlahir dari ayah seorang diplomat, Evra diboyong dan pindah ke Prancis. Hingga saat ini Evra adalah kapten timnas Prancis dan juga Manchester United.

3. Adil Rami. Bek tengah yang bermain di Valencia ini adalah pemain berdarah Maroko. Kedua orang tuanya asli Maroko, dan saat berusia 7 tahun, Adil Rami pindah ke Prancis. Saat menjadi pesepakbola profesional, Rami yang kini berusia 26 tahun memilih membela Prancis, ketimbang Maroko.

4. Laurent Konscielny. Bek Arsenal ini memiliki keturunan Polandia yang berasal dari kakeknya. Tapi kakeknya saat itu memilih pindah ke Prancis ketimbang Polandia. Saat dirinya pertama kali direkrut, asosiasi sepakbola Polandia sempat membujuk Konscielny untuk membela timnas Polandia.

5. Mathieu Valbuena. Gelandang serang yang bermain di klub Marseille ini adalah pemain berdarah Spanyol. Ayahnya adalah orang asli Spanyol dari daerah Valadolid, yang bekerja di kedutaan besar Spanyol di Prancis.

6. Hatem Ben Arfa. Gelandang Newcastle United, ini memiliki darah Tunisia dari sang ayah, Kamel Ben Arfa, yang juga seorang pesepakbola. Pada tahun 1973, sang ayah pindah ke Prancis dan bermain di kompetisi amatir, dan pada akhirnya, memilih menetap di Prancis, hingga Hatem Ben Arfa Lahir.

7. Samir Nasri. Pemain Manchester City ini adalah pemain keturunan Aljazair. Ayah dan ibunya memang terlahir di Prancis. Tetapi darah Aljazair mengalir dari sang kakek yang akhirnya berimigrasi dari Aljazair ke Prancis pada saat itu.

8. Blaise Matuidi. Gelandang Parist Saint Germain adalah pemain keturunan dari Angola. Sang ayah Faria Rivelino, saat itu memilih pindah ke Prancis, karena negaranya Angola terus dilanda konflik. Setelah itu ia menikah dengan seorang wanita Prancis dan melahirkan Blaise Matuidi.

9. Alou Diarra. Gelandang yang kini bermain di klub Marseille ini merupakan pemain keturunan Mali. Kedua orang tuanya berimigrasi dari Mali ke Prancis pada saat Diarra masih anak-anak.

10. Karim Benzema. Striker Real Madrid ini memiliki darah Algeria dari sang kakek dan ayahnya. Sang ayah Hafid Benzema pindah ke kota Lyon dan kemudian menikah dengan seorang wanita Prancis di Lyon. Tidak salah kalau Benzema memulai karirnya di klub Lyon.

Sepuluh Pemain Paling Ganteng Di Euro 2012

Nike National Team Kit (GOAL.com/Ist) 
 
Dari tanggal 8 Juni hingga 1 Juli, mayoritas pikiran laki-laki di seluruh dunia akan mengarah ke Euro 2012. Pemain-pemain terbaik dan timnas tangguh di benua Eropa akan memanjakan pecinta sepakbola dengan permainan mereka. Tetapi itu tidak para istri, rekan dan kekasih harus ditinggalkan.

GOAL.com Internasional telah melakukan survey kepada 100 fans sepakbola wanita; beberapa diantaranya memiliki pengetahuan yang lebih bagus dari kebanyakan pria, beberapa lainnya masih membutuhkan bantuan mengenai peraturan offside; untuk ditanya kepada mereka siapa pemain yang paling populer dan paling ganteng yang akan mencolok di Euro 2012.


Di bawah ini, menurut urutan abjad, adalah pemain-pemain yang paling banyak dipilih dalam survey kami:


GIANLUIGI BUFFON | ITALIA


Buffon masih mempesona | Buffon selalu tampil baik menjaga gawang timnya

JOE HART | INGGRIS

Benteng terakhir Inggris | Kiper The Three Lions yang dapat diandalkan

MATS HUMMELS | JERMAN

Mats yang garang | Hummels akan bekerja keras mempertahankan wilayahnya

SEBASTIAN LARSSON | SWEDIA

Sensasi Swedia | Spesialis set-piece ini menjadi daya tarik tersendiri di timnya

FLORENT MALOUDA | PRANCIS

Pesona Prancis | Banyak permintaan untuk melihat Malouda lebih dekat lagi di Euro

GERARD PIQUE | SPANYOL

Sosok Pique | Pemain Barca ini tampaknya selalu konsisten di mata wanita

CRISTIANO RONALDO | PORTUGAL

Kharisma Ronaldo | Ronaldo berharap tidak hanya dapat mengesankan fans wanita saja

ANDRIY SHEVCHENKO | UKRAINA

Sang tuan rumah | Kesempatan terakhir melihat aksi Sheva di panggung intenasional

FERNANDO TORRES | SPANYOL

Babyface | Mampukan El Nino mengguncang panggung Euro 2012?

ROBIN VAN PERSIE | BELANDA

Ketenangan Belanda | Striker tim Oranje ini sangat dapat diandalkan di lini depan

10 Kandidat Peraih Golden Foot 2012


Sepuluh nama pemain yang menjadi kandidat untuk meraih penghargaan Golden Foot 2012 telah diumumkan.
Mereka adalah Gianluigi Buffon (Italia), Iker Casillas (Spanyol), Didier Drogba (Pantai Gading), Zlatan Ibrahimovic (Swedia), Kaka (Brasil), Andrea Pirlo (Italia), Carles Puyol (Spanyol), Raul (Spanyol), Clarence Seedorf (Belanda), dan Xavi (Spanyol).
Nama-nama tersebut dipilih oleh para juri Golden Foot, yang terdiri dari 52 jurnalis media olahraga di seluruh dunia, promotor even, dan World Champions Club (WCC).
Pemenangnya akan dipilih oleh para fans sepakbola lewat polling di situs resmi Golden Foot, yang ditutup pada 12 Oktober 2012.
Penghargaan ini diberikan setiap tahun kepada pemain berdasarkan prestasi, baik secara individu maupun sebagai bagian dari sebuah tim, dan kepribadiannya. Hanya pemain dengan usia minimal 29 tahun dan masih aktif yang menjadi kandidatnya. Selain itu, penghargaan ini bisa dimenangkan cuma sekali. Pemain terakhir yang meraih penghargaan ini adalah Ryan Giggs pada tahun 2011 lalu.
Seremoni penyerahan penghargaan akan digelar pada 14 Oktober 2012 di Monte Carlo, Monaco.

Sumber : Zonabola.com

10 Spesies Yang Baru Ditemukan Tahun 2012

Spesies-Spesies Yang Baru Ditemukan 2012

1.
situs-berita-terbaru.blogspot.com - Spesies-Spesies Yang Baru Ditemukan
Dengan panjang hanya 0,5 mm, nematode mungil ini disebut cacing setan. Mereka adalah organisme multisel yang ditemukan dalam lapisan tanah terdalam. Cacing ini ditemukan di kedalaman 1,3 km di tambang emas di Afrika Selatan; disebut Halicephalobus mephisto dari legenda Faust akan setan karena spesies baru ini harus hidup di 'neraka', bertahan hadapi tekanan bawah tanah dan suhu panas.


2.
situs-berita-terbaru.blogspot.com - Spesies-Spesies Yang Baru Ditemukan
Ubur-ubur biru Bonaire bentuk kotak ini juga memiliki sengatan mematikan. Ubur-ubur ini ditemukan di perairan Bonaire di Kepulauan Karibia-Belanda; spesies ini dinamai Tamoya ohboya oleh seorang guru sebagai bagian proyek ilmu pengetahuan warga, Ubur-ubur ini adalah satu dari 50 jenis ubur-ubur bentuk kotak. Tak seperti ubur-ubur lainnya, ubur-ubur kotak punya penglihatan.

3.
situs-berita-terbaru.blogspot.com - Spesies-Spesies Yang Baru Ditemukan
Manik kaca tempat hidup nematoda bernama Devil's worm atau cacing setan. Sebenarnya ini adalah bakteri biofilm berwarna cokelat.


4.
situs-berita-terbaru.blogspot.com - Spesies-Spesies Yang Baru Ditemukan
Tarantula biru dengan bulu nyaris transparan ini adalah spesies pertama dari Brasil yang masuk dalam daftar 10 spesies baru tahun ini. Pterinopelma sazimai bukanlah tarantula biru pertama, namun ia spektakuler karena berasal dari ekosistem pulau di pegunungan puncak datar.


5.
situs-berita-terbaru.blogspot.com - Spesies-Spesies Yang Baru Ditemukan
Penguntit di malam hari adalah satu cara untuk menggambarkan anggrek langka dari Papua Nugini, bunganya mekar mulai jam 10 malam dan menutup lagi pada waktu subuh. Anggrek yang mekar malam hari ini bernama Bulbophyllum nocturnum, sesuai nama Latinnya. Ini adalah spesies anggrek yang mekar malam hari dari 25 ribu jenis spesies anggrek yang diketahui.


6.
situs-berita-terbaru.blogspot.com - Spesies-Spesies Yang Baru Ditemukan

Spesies kaki seribu terbaru ini panjangnya 1,5 cm dengan 56 cincin, atau bagian tubuh yang memuat bagian tubuh untuk berjalan, masing-masing dengan dua pasang kaki.


7.
situs-berita-terbaru.blogspot.com - Spesies-Spesies Yang Baru Ditemukan
Kaki seribu raksasa yang panjangnya mencapai sosis mendapat nama "sosis kaki berjalan," sekaligus arti dari nama Latinnya: Crurifarcimen vagans. Spesies ini memecahkan rekor untuk kaki seribu terpanjang, yaitu 16 cm, dan ditemukan di pusat keanekaragaman hayati, Pegunungan Eastern Arc Tanzania


8.
situs-berita-terbaru.blogspot.com - Spesies-Spesies Yang Baru Ditemukan
Poppy musim gugur dari Nepal atau Meconopsis autumnalis tumbuh liar di ketinggian 4000 meter di Himalaya, Nepal.


9.
situs-berita-terbaru.blogspot.com - Spesies-Spesies Yang Baru Ditemukan
Spesies serangga parasit baru sepanjang 1 cm ini ditemukan di Madrid, Spanyol sedang berburu semut. Serangga kecil ini menyerang dari udara, menyimpan telur dalam kecepatan kurang dari satu per dua puluh detik.


10.
situs-berita-terbaru.blogspot.com - Spesies-Spesies Yang Baru Ditemukan
Sejenis monyet berhidung pesek ditemukan di utara Myanmar dan disebut Rhinopithecus strykeri. Saking dalamnya hidungnya, monyet ini terdengar suara bersinnya yang keras saat hujan. Menurut laporan pemburu lokal, agar tak menghirup air, monyet ini duduk dengan kepala tersembunyi di antara lututnya saat hujan.

Sumber : Yahoo.com